Pembangunan Ekonomi di Indonesia



Pembangunan ekonomi adalah suatu proses kenaikan pendapatan total dan pendapatan perkapita dengan memperhitungkan adanya pertambahan penduduk dan disertai dengan perubahan fundamental dalam struktur ekonomi suatu negara dan pemerataan pendapatan bagi penduduk suatu negara.



Pertumbuhan ekonomi adalah...

pertumbuhan ekonomi adalah proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional.

O iya, si pertumbuhan ekonomi ini merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi. Ada 3 tahap perkembangan untuk menuju kondisi yang adil, makmur, dan sejahtera, yaitu:

  1. Pembangunan sebagai suatu proses
  2. Pembangunan sebagai suatu usaha untuk mendapatkan pendapatan perkapita
  3. Peningkatan pendapatan perkapita harus berlangsung dalam jangka panjang



perbedaan antara pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi.







Pembangunan ekonomi

  • Merupakan proses perubahan yang terus menerus menuju perbaikan termasuk usaha meningkatkan produk per kapita.
  • Memperhatikan pemerataan pendapatan termasuk pemerataan pembangunan dan hasil-hasilnya.
  • Memperhatikan pertambahan penduduk.Meningkatkan taraf hidup masyarakat.
  • Pembangunan ekonomi selalu dibarengi dengan pertumbuhan ekonomi.
  • Setiap input selain menghasilkan output yang lebih banyak juga terjadi perubahan – perubahan kelembagaan dan pengetahuan teknik.



Pertumbuhan ekonomi

  • Merupakan proses naiknya produk per kapita dalam jangka panjang.Tidak memperhatikan pemerataan pendapatan.
  • Tidak memperhatikan pertambahan pendudukBelum tentu dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat.
  • Pertumbuhan ekonomi belum tentu disertai dengan pembangunan ekonomiSetiap input dapat menghasilkan output yang lebih banyak

Pandangan positif tentang pembangunan ekonomi di Indonesia :

Dalam 10 tahun terakhir (1998-2008), pembangunan di Indonesia mengalami kemajuan yang signifikan. Untuk pertumbuhan ekonomi dan cadangan devisa mengalami peningkatan. Tingkat kemiskinan pun juga terus berkurang. Utang kepada Dana Moneter International (IMF) berhasil di lunasi pada tahun 2008 atau 2 tahun setelah Pak SBY mulai memerintah Indonesia.



Pandangan negatif tentang pembangunan ekonomi di Indonesia :

Menurut sebagian orang dalam 10 tahun terakhir ini, Pembangunan ekonomi di Indonesia tidak mengalami perubahan. Untuk struktur PBD relatif tidak banyak perubahan. Kemudian untuk investasi baik PMA maupun PMDN memang mengalami pertumbuhan yang menggembirakan, namun investasi tersebut terkonsentrasi sebagian besar di Jawa (55%) dan Sumatera (17%). Akibat investasi yang tidak tersebar dengan merata di wilayah Indonesia tersebut hanya akan menyisakan disparitas wilayah sehingga target pemerataan pembangunan semakin terlambat untuk beberapa wilayah.


Sumber:
wikipedia~Pembangunan Ekonomi
kabar Bengkulu.com
presidenri.go.id
http://elfazri.blogspot.com/2012/05/pembangunan-ekonomi-di-indonesia.html

Read Users' Comments (0)

Permintaan,Penawaran,Harga keseimbangan

Teori Permintaan
Permintaan menunjukkan jumlah barang dan jasa yang akan dibelikonsumen pada periode waktu dan keadaan tertentu. Dalam pembuatan keputusanmanajerial, titik perhatian utama kita adalah pada permintaan pasar, yang di manamerupakan penjumlahan dari permintaan individual.
Faktor-faktor yang mempengaruhi permintaan:
  1. Harga barang itu sendiri. Jika harga suatu barang semakin murah, maka permintaan terhadap barang itu bertambah.
  2. Harga barang lain yang terkait. Berpengaruh apabila terdapat 2 barang yang saling terkait yang keterkaitannya dapat bersifat subtitusi (pengganti) dan bersifat komplemen (penggenap).
  3. Tingkat pendapatan perkapita. Dapat mencerminkan daya beli. Makin tinggi tingkat pendapatan, daya beli makin kuat, sehingga permintaan terhadap suatu barang meningkat.
  4. Selera atau kebiasaan. Tinggi rendahnya suatu permintaan ditentukan oleh selera atau kebiasaan dari pola hidup suatu masyarakat.
  5. Jumlah penduduk. Semakin banyak jumlah penduduk yang mempunyai selera atau kebiasaan akan kebutuhan barang tertentu, maka semakin besar permintaan terhadap barang tersebut.
  6. Perkiraan harga di masa mendatang. Bila kita memperkirakan bahwa harga suatu barang akan naik, adalah lebih baik membeli barang tersebut sekarang, sehingga mendorong orang untuk membeli lebih banyak saat ini guna menghemat belanja di masa depan.
  7. Distribusi pendapatan. Tingkat pendapatan perkapita bisa memberikan kesimpulan yang salah bila distribusi pendapatan buruk. Jika distribusi pendapatan buruk, berarti daya beli secara umum melemah, sehingga permintaan terhadap suatu barang menurun.
  8. Usaha-usaha produsen meningkatkan penjualan. Bujukan para penjual untuk membeli barang besar sekali peranannya dalam mempengaruhi masyarakat. Usaha-usaha promosi kepada pembeli sering mendorong orang untuk membeli banyak daripada biasanya.

Hukum permintaan adalah hukum yang menjelaskan tentang adanya hubungan yang bersifat negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang yang diminta. Apabila harga naik jumlah barang yang diminta sedikit dan apabila harga rendah jumlah barang yang diminta meningkat. Dengan demikian hukum permintaan berbunyi:
“Semakin turun tingkat harga, maka semakin banyak jumlah barang yang tersedia diminta, dan sebaliknya semakin naik tingkat harga semakin sedikit jumlah barang yang bersedia diminta.”



Pada hukum permintaan berlaku asumsi ceteris paribus. Artinya hukum permintaan tersebut berlaku jika keadaan atau faktor-faktor selain harga tidak berubah (dianggap tetap).
Beberapa faktor yang mempengaruhi penawaran:

  • Harga barang itu sendiri.
  • Harga sumber produksi.
  • Tingkat produksi.
  • Ekspektasi/perkiraan.




Hukum penawaran
Bahwa semakin tinggi harga, jumlah barang yang ditawarkan semakin banyak. Sebaliknya semakin rendah harga barang, jumlah barang yang ditawarkan semakin sedikit. Inilah yang disebut hukum penawaran. Hukum penawaran menunjukkan keterkaitan antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga. Dengan demikian bunyi hukum penawaran berbunyi:
“Semakin tingi harga, semakin banyak jumlah barang yang bersedia ditawarkan. Sebaliknya, semakin rendah tingkat harga, semakin sedikit jumlah barang yang bersedia ditwarkan.”



Hukum penawaran akan berlaku apabila faktor-faktor lain yang memengaruhi penawaran tidak berubah (ceteris paribus).


Harga keseimbangan adalah harga dimana baik konsumen maupun produsen sama-sama tidak ingin menambah atau mengurangi jumlah yang dikonsumsi atau dijual. Permintaan sama dengan penawaran. Jika harga dibawah harga keseimbangan, terjadi kelebihan permintaan. Sebab permintaan akan meningkat, dan penawaran menjadi berkurang. Sebaliknya jika harga melebihi harga keseimbangan, terjadi kelebihan penawaran. Jumlah penawaran meningkat, jumlah permintaan menurun.

sumber :

Read Users' Comments (0)